Rahasia Cantik Awet Muda Tanpa Suntik Ini Itu!

Rahasia Cantik Awet Muda Tanpa Suntik Ini Itu! - Siapa yang tidak ingin punya kulit yang mulus, berkilau, kenyal, dan selalu terlihat lebih muda? Penuaan memang merupakan prose salami yang akan terjadi pada setiap manusia, kondisi fisik Anda saat ini pastinya berbeda dengan masa 10 tahun yang lalu di mana jerawat bisa sembuh hanya dalam waktu semalam, tidak ada garis-garis halus yang menghiasi wajah Anda, dan wajah yang terlihat bersinar meski banyak waktu dihabiskan di bawah sinar matahari untuk melakukan berbagai macam aktivitas. Meski begitu, bukan berarti Anda tidak bisa memperlambat proses terjadinya penuaan dengan menjaga penampilan Anda tetap terlihat maksimal, segar, dan tetap mempesona. Usia boleh saja bertambah tapi kecantikan yang alami tidak akan pudar dimakan waktu.



Banyak wanita maupun pria yang berjuang untuk mempertahankan penampilan terbaiknya dengan menggunakan berbagai macam produk kecantikan untuk kulit dan juga wajah. Pakai serum ini, pakai toner itu,  bahkan tidak jarang orang yang rela bayar mahal untuk melakukan berbagai macam prosedur perawatan dari yang sifatnya untuk lifting hingga operasi plastik. Haruskah Anda ikut melakukannya? Pilihannya ada pada diri Anda sendiri. Tapi satu yang harus diperhatikan sebelum Anda rela melakukan apa saja untuk kecantikan adalah jangan lupa untuk eksfoliasi. Eksfoliasi adalah proses pengangkatan sel kulit mati yang merupakan dasar dari skincare namun sayang masih banyak yang melewatkannya. Ada rahasia apa di balik eksfoliasi yang bisa mengubah cara Anda dalam merawat kecantikan?

Apa sih pentingnya eksfoliasi?


Kulit manusia terdiri atas sel-sel yang memiliki siklus hidup dalam waktu tertentu. Normalnya, sel kulit ini akan digantikan oleh sel kulit yang baru dalam siklus 28 hari, namun waktu ini tergantung pada kondisi metabolisme Anda dan juga usia. Sel-sel kulit mati yang muncul ke permukaan kulit sebagian akan luruh dengan sendirinya tapi sebagian akan tetap menempel di kulit. Apabila sel kulit mati yang menempel di kulit tidak segera dibersihkan, maka sel kulit baru akan tertutup dan membuat kulit tampak lebih kusam dan mudah bermasalah termasuk mempercepat proses penuaan. Jadi, penting untuk melakukan proses eksfoliasi atau pengangkatan sel kulit mati yang bisa dilakukan secara fisik ataupun secara kimiawi.

Eksfoliasi fisik


Eksfoliasi fisik adalah pengangkatan sel kulit mati yang dilakukan dengan cara fisik misalnya dengan scrubbing, atau menggunakan peralatan peluruhan sel kulit mati seperti sikat khusus untuk scrubbing dan sebagainya. Eksfoliasi fisik ini bisa sifatnya abrasive karena bergesekan langsung dengan permukaan kulit sehingga efek sampingnya bisa membuat kulit Anda kemerahan hingga terasa perih. Oleh karena itu disarankan untuk melakukan eksfoliasi tidak perlu setiap hari, bisa dilakukan misalnya dua hingga tiga kali seminggu.

Eksfoliasi kimiawi


Eksfoliasi kimiawi adalah peluruhan sel kulit mati yang menggunakan bahan kimia tertentu yang bisa membantu sel kulit mati rontok lebih efektif dan menghasilkan kulit yang lebih cerah dan bersih. Metode ini biasanya disarankan pada Anda yang sudah berusia di atas 25 tahun di mana eksfoliasi fisik saja belum cukup apalagi jika sudah rutin menggunakan produk makeup. Bahan kimia yang biasanya digunakan adalah dalam bentuk acid, misalnya AHA (Alpha Hidroxy Acid), BHA (Beta Hydroxy Acid), dan yang paling baru dan mulai banyak direkomendasikan adalah PHA (Poly Hydroxy Acid). Karena sifatnya yang asam, efek samping yang bisa dirasakan adalah rasa geli pada kulit ketika digunakan. Oleh karena itu bagi Anda yang ingin mencoba produk exfoliator yang mengandung bahan acid tersebut benar-benar perhatikan efeknya pada kulit Anda sebelum rutin digunakan.

Rahasia kulit tampak awet muda dan bersinar: eksfoliasi!


Berbagai macam prosedur perawatan yang Anda lakukan misalnya therading, suntik botox, suntik vitamin C, dan lain sebagainya sifatnya adalah kosmetik. Hasilnya hanya sementara dan memang bisa memberikan hasil yang instan. Tapi jika perawatan dasarnya diabaikan seperti mengabaikan eksfoliasi maka dalam beberapa bulan atau tahun kulit Anda akan nampak kurang sehat dan justru bisa membuat Anda terlihat lebih tua dari usia sebenarnya. Eksfoliasi adalah prose salami untuk perawatan kulit yang paling dasar karena skemanya hanya sederhana saja yaitu menghilangkan lapisan sel kulit mati dan memperlihatkan lapisan sel kulit baru yang lebih segar, lebih sehat, dan lebih berenergi. Lakukan rutinitas eksfoliasi sesuai dengan jenis dan kondisi kulit Anda dan rasakan manfaat berikut ini.

Memperbaiki tekstur


Anda pasti pernah merasakan setidaknya beberapa kali luluran badan dan merasakan hasil kulit yang mulus dan lembut setelah dibilas. Sensasi itu juga akan Anda rasakan apabila Anda melakukan eksfoliasi pada kulit wajah Anda. Kulit yang kering, kasar, dan terlihat kusam adalah kombinasi efek dari sel kulit mati yang tidak diangkat, kotoran dan debu yang menempel, produksi minyak wajah yang berlebih, dan juga sisa-sisa makeup yang tidak dibersihkan secara mendalam. Eksfoliasi rutin bisa menghilangkan kulit yang kasar dan kering atau cenderung berminyak dan menggantinya dengan permukaan kulit yang lebih cerah, mulus, dan kenyal.

Membuat cukuran jadi lebih mudah

Untuk mendapatkan kulit yang mulus tanpa bulu, mencukur badan adalah salah satu cara yang bisa dilakukan sendiri di rumah. Anda yang biasa cukuran sendiri pasti tahu betapa tidak enaknya mencukur dengan pisau yang sudah tidak tajam, atau hasil cukuran yang tidak semulus harapan. Salah satu kunci cukuran bisa sukses adalah dengan melakukan eksfoliasi terlebih dahulu sebelum mencukur badan. Eksfoliasi bisa mengangkat sel kulit mati yang umumnya akan menghambat mulusnya pisau cukur. Hasil cukuran jadi lebih mulus, lembut, tanpa iritasi.

Membantu menghambat proses penuaan


Kemampuan tubuh manusia untuk meluruhkan sel kulit mati secara otomatis akan semakin menurun seiring dengan bertambahnya usia. Karena itu, tubuh Anda memerlukan bantuan untuk menghilangkan sel kulit mati yang mengganggu ini. Sel kulit mati yang dibiarkan menempel di kulit akan semakin mempertegas garis-garis halus dna juga blemish yang muncul pada kulit Anda. Sel kulit mati yang dibiarkan juga akan membuat kulit lebih banyak memproduksi minyak yang tentu beresiko menimbulkan breakout.

Mencegah pori-pori kulit tersumbat


Sel kulit mati yang tidak dibersihkan akan menyumbat pori-pori kulit Anda yang apabila ditambah dengan kotoran dan debu, plus makeup yang Anda gunakan, bayangkan betapa tertutupnya pori-pori kulit. Pori-pori kulit yang tertutup akan semakin melebar yang artinya produksi minyak akan bertambah dan ujung-ujungnya bisa menyebabkan jerawat, komedo putih, dan juga komedo hitam pada wajah. Eksfoliasi membantu pori-pori Anda tetap dalam ukuran normalnya karena kalau sudah membesar akan sangat sulit untuk membuat kulit terlihat poreless seperti sebelumnya.

Membantu penyerapan produk skincare lebih baik


Pori-pori yang tertutup karena tumpukan sel kulit mati yang tidak dibersihkan akan membuat produk perawatan kecantikan Anda sulit untuk masuk dan meresap ke dalam lapisan kulit dan melaksanakan tugasnya. Jika produk skincare mahal yang sudah Anda beli ternyata tidak bisa memberikan efek yang Anda harapkan salah satu masalahnya adalah karena ia sulit masuk ke dalam kulit Anda. Oleh karena itu agar produk perawatan Anda tidak sia-sia, rutin eksfoliasi untuk memudahkan kandungan dalam produk skincare Anda bekerja maksimal.

Kesalahan dalam eksfoliasi yang banyak dilakukan orang


Bagi Anda yang sudah rutin melakukan eksfoliasi pasti juga masih banyak pertanyaan mengenai skincare ini yang ingin Anda dapatkan jawabannya. Salah satunya adalah apakah cara eksfoliasi yang saya lakukan sudah benar? Bagaimana cara melakukan eksfoliasi sebenarnya tergantung pada jenis kulit dan juga reaksi kulit Anda terhadap perawatan yang dilakukan. Berikut adalah hal-hal yang harus Anda hentikan saat eksfoliasi dan mulai lakukan dengan benar.

Menggunakan exfoliator plus facial scrub bersamaan


Mungkin niatnya adalah agar sel kulit mati yang dihilangkan bisa makin maksimal dengan menggabungkan sikat untuk eksfoliasi dengan facial scrub. Tapi, menggunakan salah satu saja sebenarnya sudah cukup. Jika menggunakan keduanya dalam waktu bersamaan, kulit Anda beresiko iritasi karena terlalu banyak sel kulit yang diluruhkan. Juga jangan terlalu berlebihan menggunakan exfoliator dan berikan kesempatan kulit Anda untuk memproduksi sel kulit baru.

Scrubbing kulit yang berjerawat


Ketika Anda sedang punya jerawat atau mengalami breakouts, sebaiknya jangan menggunakan scrubing yang sifatnya terlalu abarasif. Resikonya adalah bakteri pada jerawat bisa menyebar ke permukaan kulit yang lain serta bisa menimbulkan luka pada jerawat dan infeksi. Jika sedang ada jerawat, disarankan untuk eksfoliasi dengan menggunakan scrub yang lebih lembut dan halus misalnya menggunakan exfoliator kain khusus.

Terlalu sering dan menggunakan banyak produk


Menggunakan banyak produk untuk eksfoliasi akan membuat kulit Anda justru rusak karena kehilangan kelembaban alaminya dan juga sel kulit yang baru yang ikut tersingkirkan. Salah satu produk eksfoliasi yang sering tidak disadari orang ada pada facial wash yang mengandung scrub. Jika Anda sudah menggunakan produk scrubbing berupa toner, acid, atau exfoliants lainnya sebaiknya ganti facial wash yang sifatnya lebih gentle. Jika produk yang Anda gunakan menyebabkan iritasi pada kulit dan membuat warnanya kemerahan, kurangi frekuensi eksfoliasi menggunakan produk tersebut. Eksfoliasi tidak perlu dilakukan setiap hari, Anda bisa melakukannya sebanyak dua hingga tiga kali seminggu.

Hanya mengandalkan satu jenis eksfoliasi


Seperti sudah disebutkan di atas, ada dua jenis eksfoliasi yaitu secara fisik dan juga secara kimiawi. Eksfoliasi secara fisik lebih banyak dilakukan karena lebih banyak dibahas dan tidak memakan banyak biaya. Sementara produk untuk eksfoliasi kimiawi memang cenderung lebih mahal. Tapi, bagi Anda yang sudah berusia di atas 30 tahun sudah saatnya untuk mempertimbangkan untuk investasi dengan menggunakan produk eksfoliasi kimiawi yang mengandung AHA, BHA, PHA, atau kombinasi dari ketiganya. Untuk penggunaan pertama, Anda bisa mencoba selama seminggu sekali kemudian lihat reaksinya pada kulit Anda, jika cocok bisa ditingkatkan frekuensinya hingga 2-3 kali seminggu serta perhatikan cara penggunaan yang terdapat pada masing-masing label produk eksfoliasi.

Jadi, sudah jelas bukan bahwa eksfoliasi adalah hal dasar dalam perawatan kulit yang sangat penting untuk menjaga kecantikan Anda awet lebih lama. Terlena dengan berbagai macam teknologi mengenai kecantikan kulit seringkali membuat orang lupa untuk menguatkan pondasinya terlebih dahulu. Padahal, untuk awet muda bisa kok dilakukan dengan cara yang sangat mudah dan biaya yang minimal.